You are here: Home
Decrease font size  Default font size  Increase font size 
DPD PKS Kabupaten Sukoharjo
PKS Bendosari Lantik Pengurus Ranting PDF Print E-mail
Written by admin-widwi   
Sunday, 29 April 2012 07:07


Ahad, 22 April 2012 DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Bendosari melantik Dewan Pengurus Ranting(DPRa) Se-Kecamatan Bendosari di RM Pancingan Biru Jombor. Pelantikan dihadiri oleh 50 orang pengurus DPRa PKS Se-Kecamatan Bendosari.

Dalam sambutannya Ketua DPC PKS Bendosari Bp Madino menyampaikan bahwa DPRa PKS merupakan ujung tombak dari partai, sehingga diharapkan pengurus di tingkat ranting terus bekerja untuk meraih dukungan masyarakat dengan program-program nyata yang berpihak kepada rakyat seperti Bakti sosial, pengobatan gratis, dll. Kedepan setiap DPRa PKS harus memperluas jaringan PKS sampai tingkat RW dengan membentuk Koordianator RW untuk memenangkan PKS menjadi 3 besar di Sukoharjo.

Acara pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Sukoharjo Bp. Bimawan, SP. Dalam arahannya, Bp. Bimawan, SP menyampaikan bahwa kebijakan DPP PKS untuk konsisten menolak kenaikan BBM berbuah simpati yang luar biasa dari masyarakat. Dengan bukti banyaknya spanduk tidak bertuan yang mendukung dan bersimpati dengan konsistensi PKS untuk membela rakyat kecil.

Dalam rilisnya, Humas PKS Bendosari Bp Suryanto, ST menyampaikan bahwa tahun 2012 merupakan tahun rekrutmen kader. Dimana setiap kader PKS harus mampu mengajak serta mengkader simpatisan/pendukung partai untuk menjadi kader penggerak untuk kemenangan PKS. Dan pelantikan DPRa PKS ini sebagai langkah awal untuk meraih tujuan besar PKS.


Humas PKS Bendosari

 
Kultwit @MahfudzSiddiq : "Pengkhianatan Koalisi PKS" PDF Print E-mail
Written by admin-widwi   
Sunday, 08 April 2012 15:26

Wakil Sekjen PKS - Mahfudz Siddiq

 

1. Nih "Pengkhianatan Koalisi PKS" versi Setgab: 1. Dukung angket Century, 2. Dukung angket mafia pajak dan 3. Tolak naik harga BBM.

2. Apakah untuk 3 kasus tsb koalisi satu suara? Tidak. Bbrp partai koalisi beda dgn pemerintah. Tp label "pengkhianat" ditujukan hanya ke PKS.

3. PKS dukung angket Century jelas krn perampokan Bank yg kemudian ditutup uang negara hrs diusut dan tdk boleh jadi pola berulang!

4. PKS dukung angket mafia pajak jelas krn rugikan potensi penerimaan keuangan negara puluhan bahkan ratusan trilyun per-tahun. Kasus Gayus??

5. PKS tolak harga BBM naik jelas krn masih ada solusi lain dan masy tdk siap dan tdk mampu. Faktanya skrg harga minyak dunia terus turun!

6. Sekarang media ributkan "kejanggalan" APBNP yg diduga ada "barter" soal uang negara tuk gantirugi korban "Lapindo". Ada kaitan dgn isu BBM??

7. Jika ada yg paham hebatnya mafia BBM di Indonesia, siapa paling diuntungkan jika BBM subsidi jadi naik 1 april lalu? Pastinya bukan PKS!

8. PKS koalisi dgn Pres SBY krn mau bantu negara dan rakyat. Bukan bantu seorang SBY dan PD.

9. Koalisi pernah disebut pengamat sbg "kerumunan politik yg sarat kepentingan". Jadi wajar kalo ada intrik, saling incar, belah bambu, etc!

10. Saya tdk kaget jika seorang Ketum partai besar tiba2 jadi jubir istana tuk katakan bhw "PKS tlah berkhianat". Kami tdk akan komen ttg Anda!

11. Saya jg tdk kaget ktk bbrp partai Islam minta PKS tdk dukung PT tinggi yg diusul 3 parpol besar dlm UU Pemilu. Kami setuju. Lalu Anda skrg??

12. Banyak pihak nilai pemerintah asyik dgn pencitraan. Aneh saat PKS tolak harga BBM naik, buru2 mereka tuding PKS cari pencitraan. Haha..?!

13. 2 periode, PKS tahu persis bgm manajemen koalisi dijalankan. Yakinkah bhw proses pengambilan keputusan baik jika style leadership sprt ini?

14. Amar ma'ruf - Nahi munkar: prinsip PKS dlm berpolitik, baik di dalam ataupun di luar pemerintahan. Katakan kebenaran meski pahit (resikonya)

15. PKS tdk punya media besar tuk bangun opini. Media kami adl nurani & akal sehat rakyat ini yg paham soal century, mafia pajak & kisruh BBM!

16. PKS mmg partai seumur jagung tp pelajaran sejarah menyambung umur perjuangan kami tuk sadar dan paham bertindak. Meski banyak yg blm sadari.

17. Kepada kader PKS trus arungi gelombang samudera dgn sampan kecil kalian! Kelak kapal2 besar yg akan karam akan butuh "tangan" kalian!

18. Kader PKS: Trus pelajari sejarah, firasati keadaan dan bertindak tanpa pamrih untuk kebaikan sebanyak2nya orang di sekeliling kalian!

19. Selamat berhari libur, tp jgn sekali2 liburkan nurani & akal kita! Rakyat negeri ini sdh lama lelah dgn keadaan, tp mrk msh simpan harapan!

 

 
Ustadz Abdul Hakim, seumur hidup baru sekali menginjakkan kaki ke Tawangsari PDF Print E-mail
Written by admin-widwi   
Monday, 27 February 2012 20:36

PKS Sukoharjo, 25 Februari 2012.

Seperti biasa pada hari Ahad pagi, DPC PKS Tawangsari mengadakan Kajian Ahad Pagi di Masjid Al Furqon, Dusun Nuricik Desa Grajegan Tawangsari Sukoharjo yang dihadiri seratusan kader, simpatisan dan masyarakat sekitar. Sedianya pada hari itu yang mengisi kajian adalah Ustadz Hatta Syamsuddin Lc dari Solo namun karena beliau berhalangan akhirnya diganti Ustadz Abdul Hakim dari Solo juga. Beliau mengakui baru pertama kali ini seumur hidupnya menginjakkan kaki ke Tawangsari. Berangkat dari Pesantren Mahasiswa Ar Royyan Solo yang beliau menjadi pengasuhnya jam 03.30, kemudian menunaikan sholat Subuh di Sukoharjo baru melanjutkan perjalanan ke tawangsari dan sebelum jam 06.00 beliaupun sampai.

Dalam kajian kali ini Ustadz Abdul Hakim menyampaikan kiat-kiat agar hidup bahagia. Yang pertama adalah meningkatkan iman dan amal saleh, karena iman yang benar dan berbuat amal sholeh dapat memperbaiki hati, ahlak dan akhirat. Selanjutnya adalah berbuat baik kepada sesama makhluk hidup, sbuk dengan pekerjaan atau ilmu yang bermanfaat, memusatkan pikiran untuk melakukan pekerjaan hari ini dan tidak dihantui oleh pikiran-pikiran masa depan atau kesedihan masa lalu, memperbanyak dzikir kepada Allah dan sering menyebut nikmatnikmat allah yang nampak maupun tersembunyi.

enyampaian materi kajian yang serius tapi santai dengan sering disisipi humor-humor membuat suasana cair dan materi yang disampaikan mudah diterima. Sugeng Rawuh Ustadz Abdul Hakim, jangan kapok ke Tawangsari lagi ya?